Selasa, 30 Agustus 2011
Minggu, 07 Agustus 2011
Manfaat Ziarah Kubur
| Terimakasih Mak! Moga Mak di sisi Allah. |
Ziarah ke kuburan orang tua atau kerabat pada awal memasuki puasa atau ramadhan bahkan menjelang lebaran adalah sebuah pemandangan yang biasa di kalangan umat muslim Indonesia. Ini adalah sebuah tradisi unik pada setiap tahunnya di setiap pelosok desa . Sebuah tradisi atau ritual warisan ini perlu di kaji ulang atau dilestarikan tentu jawabnya tergantung makna yang ada di balik aktivitas ini.
Ziarah Kubur bukan hal baru bagi pemeluk Islam. Saat kehidupan Nabi Agung, Muhammad SAW pernah menyinggung tentang tradisi ini. beliau menyiratkan makna bahwa ziarah dibolehkan sepanjang tidak bertujuan syirik atau menduakan Tuhan. Bahkan beliau menganjurkan untuk menyampaikan salam bagi ahli kubur saat memasuki area pemakaman.
Hal positif yang dapat dipetik dari tradisi ini :
Sabtu, 30 Juli 2011
Renungan Ramadhan
Satu Agustus 2011 awal ramadhan.Ini berdasarkan perhitungan.Kalau rukyat belum tentu. Tapi harapan kita hisap dan rukyat akan klop, sebab menihilkan perbedaan.Sebab inti Ramadhan adalah Pembakaran. Bukan ribut-ribut awal dan akhir bulan puasa. Pembakaran diri sendiri dari unsur nafsu atau unsur X selama sebulan, itulah yang dimaksud JIHAD. Bahkan jihad akbar. Betapa nabi menyebutnya hal ini adalah jihad yang lebih besar daripada jihad di medan pertempuran. Apa yang menjadikan Akbar? Tak lain adalah jika di medan pertempuran akan saling berhadapan satu sama lain- sesama manusia- maka yang ini tak akan berhadapan dengan orang lain, tapi dengan diri sendiri yang bersekutu dengan syaitan. Bagaimana bisa kita bertempur dengan bayangan sendiri kalaulah pasti akan kelelahan sendiri. Belum lagi bahwa nafsu kita inilah cikal bakal Iblis musuh utama. Iblis yang belum pernah mati sejak diciptakan, sementara kita makluk baharu. Iblis lulusan Universitas langit,kita universitas dunia- tak tamat pula. Jangan mimpi bisa kalahkan iblis! Lalu bagaimana ini? Selama hayat dikandung badan tak pernah menang dalam proses pembakaran ini? Jangan mimpi masuk surga! Berpikirlah!
Langganan:
Postingan (Atom)

