run teks

Biarpun Buruk Begini Blogkuini Berharap Bisa Bikin Betah Berselancar Bareng Bloger Brilyan Bumiputra dan Bloger Bule

Balai Bahasa

English French German Spain Italian Dutch Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified

Kamis, 13 Januari 2011

metamorfose



Metamorfose
Sebuah siklus kehidupan manusia tidak lebih sebagai metafora kupu-kupu. Dari awal sebagai sosok ulat yang penampilannya seram, berbulu serta menjijikkan tiba-tiba berubah bentuk yang cantik, anggun dan menawan. Rahasianya? Ulat yang sedari lahir sudah menkonsumsi dedaunan (suka daun muda) sepanjang hidupnya tak pernah berhenti meskipun harus mencuri tanaman petani menjadikan dia sosok yang dibenci dan dibasmi. Ulat yang berbulu lebat suka menaburkan benih gatal di

Rabu, 12 Januari 2011

Kencing.


Saat anda buang hajat dalam kapal penyeberangan Gilimanuk - Ketapang, jangan lupa tengoklah ke jendela bundar. Ada pemandangan menarik di luar sana.Salah satunya dermaga dan kapal tampak anggun unik khas pelabuhan. Disanalah kita sorot dan klik kamera anda.Gerakkan sambil cari sudut pandang yang pas.Meski amatiran ,dengan HP Sonny Ericson K550i cukup bagus dalam mengintip lego jangkar.Tapi, jangan berlama-lama sebab terkadang bau kencing menyengat hidung.

Teras.


Sawah berundak-undak adalah khas tampilan sawah di daerah perbukitan.Yang ada di Bali adalah di daerah Tabanan. Sawah terasiring ini dapat kita lihat sepanjang perjalanan dari Bajera  ke arah Seririt ,Kab.Buleleng via pupuan.Indah terbentang sepanjang mata memandang, sejuk hawa pegunungan.Mau sambil minum kopipun ,anda bisa lakukan. Parkir kendaraan anda dan kunjungi warung-warung kopi yang ada di pinggir jalan sambil nikmati semilir angin menerpa.Bali is the dream island.

Senin, 03 Januari 2011

01012011

Tiada yang lebih berharga lagi dari ini.Ketika mata bisa berkedip dan nafas terengah lagi di pagi hari,satu januari tahun dua nol satu satu. Padahal matahari seolah tak sudi melihat bumi.Dia terus berselimut awan,engan berkawan dengan sang rembulan. Siang malam tak ada beda,bumi tampak muram,alam murka menghardik zaman. Merapi muntah,Bromo tersedak menghirup asap pabrik -pabrik kota.Bumi masih gelap oleh awan di mana-mana.Tinggal satu ketukan, awan mulai turun tercurah banyak. Banjir menjelma,membuyarkan mimpi-mimpi indah peniup terompet dan pelontar kembang api. Jembatan merana,tak kuasa melawan arus deras air guyuran semalam. Lalu hilang satu persatu ternak  piaraan dan pengembalanya.Nikmat yang mana yang kita dustakan dariNya. Serakah, jumawa menghuni bumi hari ini .Padahal masih ada hari esok untuk anak cucu kita. Habisi sekarang,polah mengangkang. Ya, manusia dan zaman tak lepas dari kesombongan.Sekarang telah genap setahun usia zaman.Pasti telah bertambah tua dan usang.Mestinya bersiap menunggu  kehilangan bukan menyongsong keabadian.