run teks

Biarpun Buruk Begini Blogkuini Berharap Bisa Bikin Betah Berselancar Bareng Bloger Brilyan Bumiputra dan Bloger Bule

Balai Bahasa

English French German Spain Italian Dutch Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified

Minggu, 23 September 2012

Mata Hati Gus Dur dan Mata Kepala Hidayat Nur Wahid


Pilkada Jakarta telah usai. Hasil perhitungan cepat juga telah berakhir. Pasangan Jokowi – Ahok telah menggungguli rivalnya Foke-Nara. Manualnya, kita tungu hasil KPUDnya. Mesikpun telah berakhir , gaung Pilkada DKI masih menggema.
Salah satu yang menarik adalah menyandingkan  dua mata tokoh di atas dalam sekelumit episode politik tanah air.
Gusdur semasa muda(wikipedia.org)
Gusdur -yang dikenal disabled    - mampu melihat dengan mata hati  peta perjalanan seorang Ahok . Hal ini tampak dari suportnya kepada Ir. Basuki Tjahaja Purnama, M.M. (EYD: Basuki Cahaya Purnama, nama Tionghoa: Zhong Wan Xie / 钟万勰) (lahir di ManggarBelitung Timur,29 Juni 1966; umur 46 tahun), atau paling dikenal dengan panggilan Hakka Ahok , untuk mencalonkan diri sebagai  Bupati Belitung Timur periode 2005-2006. Ahok pun terpilih   menjadi Bupati Kabupaten Belitung Timur ( www.youtube.com/watch?v=vZTglpDjpzI).
Tentang ini,menurut Ahok seperti yang diungkapkan pada Kabarinews.com [7/1/2010] bahwa saat ia maju menjadi calon Gubernur Bangka Belitung tahun 2007, Gus Dur rela terbang dari Jakarta dengan pesawat sipil kelas murah untuk mendukung dirinya.
“Dia sudah seperti menjadi juru kampanye saya, tanpa saya perlu membayar. Dia bilang, ‘Ahok, maju terus jangan takut, di negeri ini jangankan jadi gubernur jadi presiden pun bisa, asal kamu mampu, kata dia waktu itu kepada saya’.”ungkap Ahok lebih lanjut.
HNW (wikipedia.org)
Hidayat Nur Wahid – yang dikenal sebagai ujung tombak PKS (Partai Keadilan Sejahtera ) –  dengan mata kepala ( tidak disabled )  langsung tancap gas mendukung Foke- Nara setelah  tereliminasi pada putaran pertama.
Apa jadinya ? Tahu sama tahu lah (versi quick coun) bahwa mata hati  lebih tajam daripada mata kepala . Ternyata mata hati mampu memandang hal-hal lebih jauh sedangkan mata kepala hanya  sejauh batas mata memandang.
Memang (pada setiap manusia) ,mata hati adalah pandangan bersih dan jernih sedangkan pandangan mata kepalamengandung  polusi.

Surat Terbuka untuk Sam Bacile ( Sutradara ” Innocence of Muslims”)



Gambar Oleh Inilah.com
Tuan Sam Bacile , yang saya sayangkan!
Sebenarnya Anda tidak perlu lari (menghindar) secara misterius bilamana Anda  bertanggung jawab terhadap pembuatan film itu. Sebab siapa yang menabur benih, dialah yang akan memanen. Siapa yang menabur angin, akan menuai badai. Hal ini logis dan alami. Anda yang membuat ulah mestinya hanya Anda yang bertanggung jawab terhadap kemarahan umat muslim dunia, bukan malah orang lain yang jadi korban. Dalam ajaran pituah Bali, hal ini disebut KARMA PALA. Sebab Anda telah berulah, Steven Crist telah meregang nyawa. Karena Andalah , beliau dan beberapa staf  kedubes AS di Libya menjadi tumbal fitnah Anda terhadap Nabi kami, Muhammad. Mengapa harus memulai dan terus mengintimidasi umat muslim yang ada di dunia ini dengan mempermainkan simbol-simbol suci keagamaan?
Anda sebagai seorang keturunan Israel dan Amerika mestinya lebih maju dalam pola berpikir demokrasinya. Sebab Amerika dikenal gudangnya demokrasi. Tetapi mestinya juga Anda paham batas-batas toleransi berdemokrasi meski liberal sekalipun. Buktinya di bumi Amerika sendiri , apakah bisa bebas sebebasnya mempermainkan simbol-simbol negara, misalnya! Bisakah orang seenaknya melempar sepatu ke wajah presiden Anda lalu dibiarkan saja tanpa sanksi hukum. Ternyata tidak, bukan? Presiden Anda adalah kehormatan bagi masyarakat politik  Amerika dan bangsa Amerika. Demikian juga simbol – simbol suci keagamaan, yang dijunjung oleh pemeluknya.
Tuan Bacile , yang tidak patut dihormati!

Sabtu, 12 Mei 2012

Undangan Perpisahan SMPN 2 Gerokgak


Ini adalah undangan perpisahan Siswa SMP Negeri 2 Gerokgak .Perpisahan dilaksanakan pada hari jumat,25 Mei 2012.Telepon yang benar Pak Made Suardana : 081338731388. Terima kasih!

Jumat, 20 April 2012

Untung, Kartini Tidak Berjilbab


Tanpa Jilbab,khan?

Raden Adjeng Kartini adalah seseorang dari kalangan priyayi atau kelas bangsawan Jawa, putri Raden Mas Adipati Ario Sosroningrat, bupati Jepara. Ia adalah putri dari istri pertama, tetapi bukan istri utama. Ibunya bernama M.A. Ngasirah, putri dari Nyai Haji Siti Aminah dan Kyai Haji Madirono, seorang guru agama di Telukawur, Jepara. Dari sisi ayahnya, silsilah Kartini dapat dilacak hinggaHamengkubuwana VI. Ayah Kartini pada mulanya adalah seorang wedana di Mayong. Peraturan kolonial waktu itu mengharuskan seorang bupati beristerikan seorang bangsawan. Karena M.A. Ngasirah bukanlah bangsawan tinggi, maka ayahnya menikah lagi dengan Raden Adjeng Woerjan (Moerjam), keturunan langsung Raja Madura. Setelah perkawinan itu, maka ayah Kartini diangkat menjadi bupati di Jepara menggantikan kedudukan ayah kandung R.A. Woerjan, R.A.A. Tjitrowikromo.
Kartini adalah anak ke-5 dari 11 bersaudara kandung dan tiri. Dari kesemua saudara sekandung, Kartini adalah anak perempuan tertua. Kakeknya, Pangeran Ario Tjondronegoro IV, diangkat bupati dalam usia 25 tahun. Kakak Kartini, Sosrokartono, adalah seorang yang pintar dalam bidang bahasa. Sampai usia 12 tahun, Kartini diperbolehkan bersekolah di ELS (Europese Lagere School). Di sini antara lain Kartini belajar bahasa Belanda. Tetapi setelah usia 12 tahun, ia harus tinggal di rumah karena sudah bisa dipingit.(http://www.sarkub.com).
Dari kilasan biografinya dan gambarnya jelas bahwa Gadis Kartini tidak  memakai kerudung atau jilbab,khan? Meski dari nenek moyangnya , Kartini sudah mengaku Islam namun Kartini merasa bahwa Islam itu agama yang menggalaukan hatinya di saat-saat kritis pikiran dan cara  pandanggannya. Kartini merasa  agama Islam yang dianutnya waktu itu terasa ekslusif dengan kitab suci yang sakral sehingga tidak boleh diterjemahkan ke dalam bahasa lain, termasuk bahasa Jawa. Kartini merasa hal ini konyol sebab bagaimana mungkin dia membaca bacaan yang tidak tahu maknanya. Ditengah frustasinya, Kartini memandang bahwa  waktu itu beliau tidak mau lagi melakukan hal-hal yang tidak tahu apa perlu dan manfaatnya. Beliau tidak mau lagi membaca Alquran, belajar menghafal perumpamaan-perumpamaan dengan bahasa asing yang tidak aku mengerti artinya.Lebih jauh beliau berdoa : Ya, Tuhanku, ada kalanya aku berharap, alangkah baiknya jika tidak ada agama itu, karena agama itu, yang sebenarnya harus mempersatukan semua hamba Allah, sejak dari dahulu-dahulu menjadi pangkal perselisihan dan perpecahan, jadi sebab perkelahian berbunuh-bunuhan yang sangat ngeri dan bengisnya.
Hemm, sampai begini tentu jilbab adalah jauh panggang dari api. Bahkan dalam surat curhatnya Kartini kepada   Stella (teman Belanda)  cenderung membenarkan cara pandangnya yakni Aku pikir, tidak jadi orang soleh pun tidak apa-apa asalkan jadi orang baik hati. Bukankah begitu Stella? ( benar juga , sih ! - admin)
Justru inilah keuntungan Kartini tidak berjilbab :
  1. melestarikan adat istiadat jawa, yakni pakai kebaya dengan sanggul berkonde. Dengan demikian Islam bisa diterima pada kalangan bangsawan dan masyarakat Jawa tanpa harus mendiskusikan fikih aurat terlebih dahulu.
  2. Kartini menjadi sosok yang dipilih penguasa  Pemerintah kolonial Belanda untuk ditampilkan ke depan sebagai pendekar kemajuan wanita pribumi di Indonesia( http://www.wikimu.com ) . Hal ini terjadi karena sosok Kartini bersahabat dengan orang-orang Belanda, semacam J.H Abendanon,Direktur Departemen Pendidikan, Agama dan Kerajinan Belanda. Kartini menjadi sosok yang lebih disukai Belanda daripada tokoh-tokoh wanita lain Indonesia, semisal Cut Nyak Dien, Tengku Fakinah. Cut Mutia, atau Cut Po Fatimah dari Aceh (padahal kiprahnya terhadap kemajuan pikiran wanita melebihi Kartini/ www.sejarah.kompasiana.com) .Tidak menutup kemungkinan  kekentalan religisitas menjadi pertimbangan strategis Belanda, yang Kristen dan berstigma negatif terhadap Islam. Kartini dianggap lebih modern dan wellcome terhadap budaya barat . Apalagi Kartini tidak mengibarkan bendera perang terhadap Belanda.  Yang pada akhirnya nanti diharapkan Kartini  menjadi  sekular  dan beragama Kristen sebagaimana kebanyakan kaum barat. Mudah dipengaruhi dan direkrut.
  3. Ternyata tidak dinyana dan disangka bahwa Kartini yang taat berbusana Jawanya (tidak berjilbab tapi bersanggul dan berkonde saja )  adalah seseorang yang gigih mempertahankan Tauhid : Iman, Islam dan ikhsannya. Beliau bertranformasi , ber-metamorfosa setelah berguru kepada  Kyai Sholeh bin Umar dari Darat, Semarang . Guru spiritual yang melahirkan juga sosok Ulama terkenal Indonesia macam, KH. A.Dahlan (pendiri Muhamadiyah) dan  KH. Hasyim Asyari (pendiri Nahdlatul Ulama NU). Dalam surat Kartini kepada Ny Abendanon, tertanggal 27 Oktober 1902 :
    Sudah lewat masanya, semula kami mengira masyarakat Eropa itu benar-benar yang terbaik, tiada tara. Maafkan kami. Apakah ibu menganggap masyarakat Eropa itu sempurna? Dapatkah ibu menyangkal bahwa di balik yang indah dalam masyarakat ibu terdapat banyak hal yang sama sekali tidak patut disebut peradaban.
    Tidak sekali-kali kami hendak menjadikan murid-murid kami sebagai orang setengah Eropa, atau orang Jawa kebarat-baratan.
    Dalam suratnya kepada Ny Van Kol, tanggal 21 Juli 1902, Kartini juga menulis; 
    Saya bertekad dan berupaya memperbaiki citra Islam, yang selama ini kerap menjadi sasaran fitnah. Semoga kami mendapat rahmat, dapat bekerja membuat agama lain memandang Islam sebagai agama disukai.
    Lalu dalam surat ke Ny Abendanon, bertanggal 1 Agustus 1903, Kartini menulis;
    Ingin benar saya menggunakan gelar tertinggi, yaitu Hamba Allah.


Minggu, 08 April 2012

Lady Gaga Lebih Mulia daripada Ketua MUI?


Ciluk....ba!

Bukan maksudnya melecehkan salah satu atau salah dua pihak. Namun itulah yang sedang disorot media bahwa konser Lady Gaga si artis Amerika pada bulan Juni mendatang telah diharamkan untuk ditonton publik Indonesia . Adalah Ketua MUI , Chalil Ridwan yang mengatakan itu. Siapa sangka hingar bingar pemberitaan ini akan menghasilkan kalimat-kalimat unik, misal :
1. Lady gaga(i) Ketua MUI, artinya Si Lady memanjat Ketua MUI dengan mendekap dan menumpukan kaki pada ….(KBBI digital)
2. Lady gaga(hi) Ketua MUI, arti gagahi adalah kiasan memperkosa, atau menguasai dengan kekerasan; memaksa….(KBBI digital)
3. Lady (lebih) gaga(h) (daripada) Ketua MUI, artinya ada 3 macam :
  • gagah = kuat; bertenaga
  • gagah = besar dan tegap serta kuat(tt badan)
  • gagah = tampak mulia;megah(KBBI digital)
tentang yang pertama bahwa si Lady lebih bertenaga is’t OK-lah karena bisa jadi ,perempuan badannya lebih bertenaga. Sedang yang kedua no problem-lah karena wajar si perempuan terkadang  lebih besar dan tegap daripada laki-laki. Tapi, yang ketiga ini lho! Jangan sampai betul terjadi bahwa Si Lady lebih tampak mulia daripada Ketua MUI. Nah, kita buktikan saja nanti saat konser Lady Gaga. Apakah fatwa haram dari Ketua MUI akan diamini ? Apakah calon penonton yang sudah terlanjur beli tiket akan tidak nonton? Apakah 40 ribuan tiket ludes terbeli itu akan dikembalikan  ke panitia? Kalau kenyataanya jawabannya TIDAK , dan penonton yang mungkin malah  kebanyakan anak muda Islam tetap melototi konser, maka benarlah bahwa Lady Gaga lebih gagah daripada Ketua MUI. Namun bila jawabannya YA, maka Ketua MUI lebih gagah daripada Lady Gaga. He…he….kita tunggu aja…..Hemmmm ada…ada saja!

Sholat, Salat, Sholawat dan Selawat!


Ketika ada fesbuker mengajak untuk ber- sholawat dalam statusnya, saya berpikir untuk ambil peran dalam menjelaskan segala sesuatunya tentang hal ini. Bukannya saya merasa lebih pintar dari yang lain, tapi tergelitik saja untuk menuangkan ide agar jadi cara pandang dari sudut yang berbeda.
Pertama :  Tulisan yang benar menurut versi bahasa Indonesia. Ternyata setelah saya cek dalam KBBI, Kamus Besar Bahasa Indonesia baik versi cetak maupun digitalnya kata sholawat tidak ditemukan. Yang ada adalah selawat. Ini artinya kata yang baku adalah selawat, bukan sholawat. Dengan demikian penggunaan yang dianjurkan adalah selawat .
Kedua : Kata selawat ini merupakan bentuk jamak ( plural) dari kata salat  bukan shalat( lihat KBBI),  yang berarti do’a. Dengan demikian bentuk yang benar menurut bahasa Indonesia adalah salat( tanpa huruf h) juga bukan( dengan huruf d), salad yang berarti selada (sayur).
Ketiga : Kata salat, yang dalam bahasa Arabnya : صلاة; transliterasi: Shalat, ternyata berasal dari kata “tselota” dalam bahasa Aram (Suriah) yaitu induk dari bahasa di Timur Tengah. Dan bagi umat Kristen Ortodoks Arab yaitu umat Kristen Ortodoks yang berada di MesirPalestina, Yordania, Libanon dan daerah Timur-Tengah lainnya menggunakan kata Tselota tadi dalam bentuk bahasa Arab Salat, sehingga doa “Bapa kami” oleh umat KristenOrtodoks Arab disebut sebagai Sholattul Rabbaniyah.
Dengan demikian “Salat” itu awalnya bukanlah datang dari umat Islam atau meminjam istilah Islam. Jauh sebelum agama Islam muncul, istilah Salat untuk menunaikan ibadah telah digunakan oleh umat Kristen Ortodoks Timur, tentu saja dalam penghayatan yang berbeda. (wikipedia).
Keempat : “Barang siapa yang bersholawat kepadaku (Muhammad) satu kali saja, maka aku akan bersholawat kepadanya sepuluh kali” Pernyataan hadist ini bisa dipandang dari dua sisi. Yang pertama bahwa kita, sebagai umat Muhammad menindaklanjuti dengan tanpa reserve atau tanpa syarat. Model awam, dengar lalu kerjakan apa adanya. Tanpa metode tambahan hanya peniruan belaka dari pengerjaan terdahulu. Try and Trial, usaha coba-coba. Yang kedua bahwa ini harus dikaji dulu baru diuji coba. Model ini sesungguhnya tampak pada usaha nyata untuk memahami dengan teliti lewat proses keilmuwan atau dengan metode tertentu lalu diujicobakan dalam pengerjaan amalan. Tidak semata-mata peniruan tanpa tahu sebab musabab makna dan tata caranya. Dasar kajian ini bahwa segala sesuatu akan lebih bermakna kalau dikerjakan dengan kesadaran penuh. Kesadaran penuh ini bisa dimiliki bila tahu metode aplikasinya. Bukankah sebuah metodelogi wajib hadir apalagi terhadap aplikasi ibadah yang menentukan nilai akhiratnya? Bayangkan untuk sebuah contoh kedunian saja bila dikerjakan tanpa metodelogi yang benar? Misal, mengendarai motor asal-asalan!
Kelima : 
AL-AHZAB : 56
“Sesungguhnya Allah dan malaikat-malaikat-Nya berselawat untuk Nabi (1). Hai orang-orang yang beriman, berselawatlah kamu untuk nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya (2).”
Kalau yang dimaksud membaca selawat untuk Nabi, memiliki maksud mendoakan atau memohonkan berkah kepada Allah swt untuk Nabi dengan ucapan, pernyataan serta pengharapan, semoga beliau (Nabi) sejahtera (beruntung, tak kurang suatu apapun, keadaannya tetap baik dan sehat), maka ini terasa mengganjal di logika. Bagaimana mungkin jaminan doa kita bisa menyejahterakan Nabi? Apa tidak kebalik nih? Tidakkah,  justru kita yang membutuhkan doa nabi, agar kita selamat? Bagaimana nih aplikasinya?
Saya teringat akan uraian  para ahli hikmah  bahwa 1) tanpa berselawat terhadap Muhammad ,doa kita diawang-awang (antara langit dan bumi/ alias tidak diterima) ,2) bersedekah ibaratnya menumpahruahkan susu dalam cangkir dengan beban yang kita taruh dalam susu itu. Semakin banyak beban semakin banyaklah yang tumpah ruah. Itulah yang bisa dinikmati. Maka banyak-banyaklah bersedekah. 3) sesungguhnya Gardu Induk Paiton dan Gardu Listrik Gilimanuk telah menyatu dengan PLN Singaraja , hai para neon satukanlah dirimu dengan PLN Singaraja , pasti nyala…..4) para neon tak mungkin bergabung begitu saja dengan PLN Singaraja, pasti ada caranya…inilah metedologi….sekian!( Wallohua’lam).

Sabtu, 05 November 2011

Urgensi Wukuf


Wukuf adalah kegiatan utama dalam ibadah haji. Bahkan, inti ibadah haji adalah wukuf di Padang Arafah. Bila dalam rangkaian kegiatan haji jamaah tidak dapat melaksanakan wukuf dengan baik, maka tidak sah ibadah hajinya. Wukuf dilaksanakan hanya pada satu hari (siang hari) pada tanggal 9Dzulhijjah pada penanggalan Hijriyah. Cara pelaksanaan ibadah wukuf ini adalah dengan berdiam diri (dan berdoa) di padang luas di sebelah timur luar kota MekkahArab Saudi. ( http://id.wikipedia.org/wiki/Wukuf)
Kalau dicermati hakikat Wukuf , maka sangatlah urgen , mendasar dan vital. Berhaji tanpa wukuf batal. Prosesi yang lain telah dijalani oleh jamaah haji, wukuf tidak maka tidaklah bisa disebut berhaji. Demikian vitalnya sebuah wukuf, apakah kita sepelekan?

Hitung Pahala Haji


Haji (Bahasa Arabحج‎; transliterasi: Hajj) adalah rukun (tiang agama) Islam yang kelima setelahsyahadatsalat, zakat dan puasa. Menunaikan ibadah haji adalah bentuk ritual tahunan yang dilaksanakan kaum muslim sedunia yang mampu (material, fisik, dan keilmuan) dengan berkunjung dan melaksanakan beberapa kegiatan di beberapa tempat di Arab Saudi pada suatu waktu yang dikenal sebagai musim haji (bulan Zulhijah).Ini menurut wikipedia.
 Banggakah, bila dipanggil Pak Haji? Yok, kita hitung nilai/ pahala haji!

Minggu, 07 Agustus 2011

Manfaat Ziarah Kubur


Terimakasih Mak! Moga Mak di sisi Allah.
Ziarah ke kuburan orang tua atau kerabat pada awal memasuki puasa atau ramadhan bahkan menjelang lebaran adalah sebuah pemandangan yang biasa di kalangan umat muslim Indonesia. Ini adalah sebuah tradisi unik pada setiap tahunnya di setiap pelosok desa . Sebuah tradisi atau ritual warisan ini perlu di kaji ulang atau dilestarikan tentu jawabnya tergantung makna yang ada di balik aktivitas ini.
Ziarah Kubur bukan hal baru bagi pemeluk Islam. Saat kehidupan Nabi Agung, Muhammad SAW pernah menyinggung tentang tradisi ini. beliau menyiratkan makna bahwa ziarah dibolehkan sepanjang tidak bertujuan syirik atau menduakan Tuhan. Bahkan beliau menganjurkan untuk menyampaikan salam bagi ahli kubur saat memasuki area pemakaman.
Hal positif yang dapat dipetik dari tradisi ini :

Sabtu, 30 Juli 2011

Renungan Ramadhan


Satu Agustus 2011 awal ramadhan.Ini berdasarkan perhitungan.Kalau rukyat belum tentu. Tapi harapan kita hisap dan rukyat akan klop, sebab menihilkan perbedaan.Sebab inti Ramadhan adalah Pembakaran. Bukan ribut-ribut awal dan akhir bulan puasa. Pembakaran diri sendiri dari unsur nafsu atau unsur X selama sebulan, itulah yang dimaksud JIHAD. Bahkan jihad akbar. Betapa nabi menyebutnya  hal ini adalah jihad yang lebih besar daripada jihad di medan pertempuran. Apa yang menjadikan Akbar? Tak lain adalah jika di medan pertempuran akan saling berhadapan satu sama lain- sesama manusia- maka yang ini tak akan berhadapan dengan orang lain, tapi dengan diri sendiri yang bersekutu dengan syaitan. Bagaimana bisa kita bertempur dengan bayangan sendiri kalaulah pasti akan kelelahan sendiri. Belum lagi bahwa nafsu kita inilah cikal bakal Iblis musuh utama. Iblis yang belum pernah mati sejak diciptakan, sementara kita makluk baharu. Iblis lulusan Universitas langit,kita universitas dunia- tak tamat pula. Jangan mimpi bisa kalahkan iblis! Lalu bagaimana ini? Selama hayat dikandung badan tak pernah menang dalam proses pembakaran ini? Jangan mimpi masuk surga! Berpikirlah!

Senin, 23 Mei 2011

Manfaat Akar Bit Merah Bagi Kesehatan

Oleh: Emmy Liana Dewi
Apakah Anda pernah minum jus yang berwarna merah seperti darah? Bisa jadi, bila Anda pernah meminumnya, jus Anda dicampur dengan akar bit merah yang warnanya memang benar-benar merah seperti darah. Dan Anda akan merasa segar penuh enerji setelah meminumnya. Salah satu khasiat jus bit adalah menambah pasokan enerji, disamping itu masih banyak manfaat lain dari mengasup bit dengan cara dibuat jus, salad, atau sup.
Pada tanaman bit, yang lebih dikenal mempunyai khasiat kesehatan adalah umbinya. Berbentuk bulat seperti kentang dengan warna merah - ungu gelap. Daunnya bisa dimasak seperti sayur hijau lainnya. Bit berasal dari Mesopotamia, yang kemudian menyebar ke negara tetangga di daratan Asia maupun di Eropa.

Minggu, 06 Maret 2011

Terimakasihlah kepada Iblis!

               Siapa bilang iblis tidak bisa masuk syurga? Meski  kita tidak pernah melihat langsung, dari kisah para nabi dapat dimengerti  bahwa Nabi Adam tergoda olah iblis justru di syurga. Di tengah kebun syurga yang gemerlap nan indah penuh warna dan kedamaian , Nabi Adam dilarang makan buah khuldi. Ditemani sang hawa yang konon perempuan tercipta dari tulang rusuknya ,terus berusaha taat kepada Tuhannya untuk tidak mendekati buah itu. Namun apa daya tipu Iblis sangat kuat, menelusuk pada seluruh nadinya sampai kedalaman qalbu yang lupa mengingat Allah. Ah....dengan desahan...lalu dia dan hawa tersadar kalau sudah melanggar perintahNya.

Jumat, 11 Februari 2011

(Mau) Downloud ARTAV

Dalam acara Presentasi bertajuk Indonesia Gemilang TV One menyiarkan langsung dari Aula ITB Timur,11 Februari 2011 tentang Karya Anak Bangsa " Anak Indonesia Inovator IT". Salah satunya adalah karya anak SMP 48 Bandung,Arrival Dwi Sentosa yang menciptakan Antivirus Komputer dengan label ARTAV.Hebat dan Exelent.
Artav AntiVirus, nama antivirus lokal yang satu ini mungkin sudah ada yang mengetahuinya, adapula yang belum mengetahuinya, maklum saja AntiVirus yang satu ini adalah pemain baru di sektor AntiVirus Lokal! Asli buatan Indonesia!

Senin, 07 Februari 2011

Di suatu tempat, di luar sana..seseorang berdoa agar suatu saat nanti kita akan saling bertemu...(translet by Wesiati S)

Pake Sarung Nonkrong di Warung, Pake Sorban Jadi Beban




Ini bukan tentang Islam mulia raya,karena  Islam bukanlah sarung bukanlah sorban.Islam adalah hati yang mulia.Akhlak yang baik.Kedamaian.
Ini tentang budaya.Adat kebiasaan manusia yang berbeda-beda.Di sini ada budaya pakai  sarung pakai kopiah hitam,pakai blangkon  sudah bisa sembahyang. Nongkrong di warung,makan pete juga jadi.Tanpa beban,tanpa jaim. Di padang pasir pakai sorban,gamis dan cadar penutup cuaca panas dan dingin yang silih berganti. Naik kuda ataupun keledai , pakai sorban bisa jadi. Seorang nabi seorang majusi pakai sorban itu sudah biasa. Bahkan Abu Jahal pun pasti pakai sorban.Tak mungkin telanjang.

Senin, 17 Januari 2011

PEDOMAN OPERASIONAL STANDAR (POS) Ujian Nasional Tahun Pelajaran 2010/2011

Posted on by nurmanspd.
Akirnya PEDOMAN OPERASIONAL STANDAR (POS) Ujian Nasional Tahun Pelajaran 2010/2011 dan peraturan Menteri Pendidikan Nasional yang mengatur pelaksanaan Ujian Nasional Tahun Pelajaran 2010/2011 sudah dipublikasian. Berikut ini link untuk downloadnya.

Sabtu, 15 Januari 2011

Perlu penampilan Plus bukan Minus


Perlu penampilan  Plus bukan  Minus


                Dalam  pembelajaran bahasa Indonesia dikenal dengan pergeseran makna kata. Diantaranya ada yang disebut amelioratif dan peyoratif. Amelioratif bila kata itu memiliki nilai rasa  baik,indah, halus dan sopan. Misal, kata mati. Semula kata ini bermakna biasa(netral) tetapi berkembang menjadi makna yang bernilai rasa rendah dibandingkan kata wafat. Sedangkan peyoratif, bila kata itu bernilai rasa buruk, jelek, kasar dan kurang sopan. Misal,kata mampus. Kata ini lebih terasa kasar daripada kata mati dan wafat. Pergeseran makna kata ini akan terjadi seiring dengan kesepahaman dan kesepakan (konvensi) masyarakat pengguna kata-kata tersebut.